Pengaruh Harga Dan Pelayanan Terhadap Kepuasan Pelanggan Kartu Prabayar Pro Xl Di Kota Semarang (EKN-171)

BAB I PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG MASALAH

Seiring dengan  perkembangan  dan  kemajuan  jaman,  media  komunikasi yang tersedia  pun  semakin  banyak  dan  semakin  canggih.  Salah  satu  media komunikasi yang terus berkembang dan semakin canggih adalah telepon. Telepon adalah alat komunikasi yang memungkinkan seseorang dapat berbicara langsung dengan  orang  lain  walaupun  terpisah oleh  jarak  yang  sangat  jauh.  Saat  ini perkembangan telpon sudah sampai pada tingkat pemakaian telepon tanpa kabel / telepon seluler (hand phone).


Dalam pengoperasian telepon seluler diperlukan suatu jasa penyelenggara telekomunikasi atau operator. Operator inilah yang nantinya menyediakan jasa dangan sistem   yang  dimilikinya  sehingga  penggunaan  telepon  seluler  bisa berfungsi.  Operator ini  biasanya  menyediakan  kartu  perdana  dan  voucher  isi ulang,  sebagai  tanda berlangganan   sekaligus  sebagai  nomor  identitas  dari pemakainya. Di dalam kartu ini selain nomor  identitas yang nantinya dipakai sebagai nomor telepon, pemakai juga mendapatkan pulsa sebagai pengganti biaya yang akan digunakan dalam bertelepon.

Persaingan yang semakin ketat dalam industri seluler menjadikan masing- masing operator  seluler  di  antaranya  Telekomunikasi  Indonesia  (Telkomsel), Satelit  Palapa Indonesia  (Satelindo),  Excelcomindo  Pratama  (XL),  Mobile-8 (Fren), Bakrie  Telecom (Esia), mereka berusaha memberikan pelayanan yang terbaik dan harga yang murah  bagi konsumen agar mereka mau menggunakan jasa dan menjadi pelanggannya.

Salah satu cara agar dapat mencapai tujuan tersebut ialah menggunakan strategi  pemasaran  yang  tepat,  strategi  pemasaran  yang  digunakan  adalah marketing mix yang terdiri dari 4P (Product, Price, Promotion, Place) yang selalu berkembang sejalan   dengan    gerak  perusahaan dan perubahan-perubahan lingkungan pemasarannya serta perilaku konsumen (Swasta,1998:99). Perusahaan penyedia jasa komunikasi seluler adalah perusahaan di bidang jasa yang memiliki karakteristik khusus, dibandingkan dengan barang konsumsi. Pada marketing mix jasa selain Product, Price, Promotion, Place para ahli pemasaran menambahkan 3P lagi yaitu people, process, customer service. Ketiga hal ini terkait dengan sifat jasa di mana produksi / operasi hingga konsumsi merupakan suatu rangkaian yang tidak dapat dipisahkan dan mengikutsertakan konsumen dan pemberi jasa secara langsung, dengan kata lain terjadi interaksi langsung antara keduanya, meski tidak semua jenis jasa (Lupiyoadi, 2001:58).

Para ekonom memberikan   terminology    consumer  surplus    untuk mengartikan perbedaan harga yang dibayar oleh konsumen dengan jumlah lebih dari  yang  tadinya  akan dibayar  oleh  konsumen  tersebut  untuk  mendapatkan manfaat (benefits) yang  ditawarkan produk tersebut. Bila perceived cost yang dimiliki suatu produk melebihi  perceived benefits yang ada, maka yang terjadi adalah bahwa produk tersebut memiliki negative value. Sebaliknya jika perceived benefits yang lebih berat maka yang terjadi produk tersebut adalah positive value (Lupiyoadi, 2001:88).   Jadi  apabila perusahaan menetapkan harga yang rendah dengan manfaat produk yang baik maka pelanggan akan merasa puas.

Kepuasan  adalah   tingkat   perasaan   seseorang   setelah   membandingkan kinerja (atau  hasil) yang dia rasakan dibandingkan dengan harapannya (Kottler, 1994: 50). Kepuasan  pelanggan  dipengaruhi  oleh  persepsi  kualitas  jasa,  juga ditentukan  oleh kualitas produk, harga dan faktor-faktor yang bersifat pribadi serta bersifat situsi sesaat (Rangkuti, 2003 :30). Jadi jika perusahaan memberikan pelayanan yang melebihi harapan pelanggan maka pelanggan akan merasa puas, tetapi jika kinerja yang dirasakan di bawah harapan pelanggan maka pelanggan merasa tidak puas atas pelayanan yang diberikan oleh perusahaan.

Citra  yang  terbentuk  pada  awal  masuknya  proXL,  dengan  melakukan terobosan dengan coverage yang lebih besar, juga dalam kualitas suara yang bagus menjadi keunggulannya. Sehingga proXL  memberikan istilah “High quality Of Sound and High speed Of Connection”, sehingga proXL pun mematok biaya langganan yang lebih tinggi daripada pesaing awalnya, akhirnya seperti yang dilakukan 8 Februari 2003, proXL menurunkan tarifnya sebesar 20% dari bandrol sebelumnya untuk biaya panggilan keluar PSTN (Telepon tetap) dan voice  mail  box  bagi  pengguna  kartu  prabayar  proXL.  Jika sebelumnya  tarif dipatok Rp. 1.070 /menit menjadi Rp 820 /menit (di luar PPn 10%). Selain itu tarif  pengiriman  SMS  (Short  Message  Service)  ke  semua  nomor  tujuan  non internasional bagi pelanggan  pascabayar  dari Rp. 350/SMS  menjadi Rp. 250/SMS. Selanjutnya pada 10 Februari 2003. Excelcomindo meluncurkan voucher dengan denominasi lebih kecil yaitu 25K, 50K, 75K. Tingkat harga yang diterapkan  oleh  perusahaan mempengaruhi  kuantitas  yang  terjual.  Selain  itu secara tidak langsung harga juga mempengaruhi biaya, karena kuantitas yang terjual  berpengaruh  pada  biaya  yang  ditimbulkan  dalam  kaitannya  dengan efisiensi produksi. Oleh karena penetapan harga mempengaruhi pendapatan total dan biaya total, maka keputusan dan strategi penetapan harga memegang peranan penting dalam perusahaan (Tjiptono, 2002 :151).

Excelcomindo  juga  menyatakan  diri  dengan  mottonya  “Kualitas  suara bening sepanjang Nusantara”  hal ini berarti  proXL mempunyai sinyal yang kuat dan jangkauan yang luas sepanjang nusantara, Excelcom sebagai penyedia jasa telekomunikasi         seluler  akan        lebih    memfokuskan diri         dalam peningkatan pelayanan  pelanggan  baik melalui  Call  Centre  818 maupun  melalui  pusat pelayanan atau XL shop. Pada bulan April 2005 proXL melakukan progran tarif hemat yang dikemas dalam Kring  Kring  S’ring S’ring yaitu tarif bicara dari Rp 800/30 detik menjadi Rp 300/30 detik untuk  tujuan ke lima nomor dalam jaringan proXL, namun apakah cara tersebut dapat melanggengkan pelanggan dan strategi mencari pelanggan baru. Juga strategi jangka panjang Excelcom adalah untuk menjadi penyedia jasa dan produk telekomunikasi nirkabel terdepan di Indonesia.   Excelcom  bertujuan   untuk  menjadi   operator   kelas   dunia   yang memberikan   layanan   jaringan   berkualitas   dan   berbagai   kemudahan   dalam komunikasi seluler.

Namun dalam perkembangannya, ternyata berbagai usaha yang dilakukan oleh Excelcomindo  Paratama  (proXL)  belum  berhasil  memberikan  kepuasan kepada para pelanggan kartu prabayar proXL khususnya di kota Semarang. Hal ini dilihat dari beberapa pelanggan kartu prabayar proXL di kota Semarang  yang mengeluhkan tentang masalah harga  premium atau tariff bicara yang terkesan masih  mahal  dan  pelayanan  jaringan proXL  yang  kurang  luas  karena  hanya mengoperasikan  65 BTS (Base Transceiver Station) sehingga jaringan / sinyal hanya  menjangkau  sektor  perkotaan  dan  jalur  Pantura, sedangkan  salah  satu provider mengoperasikan di tiap  Kecamatan. Di bawah ini tabel perbandingan tarif komunikasi dan layanan antara proXL dan Telkomsel (Simpati).

Untuk mendapatkan file lengkap dalam bentuk MS-Word, (bukan pdf) silahkan klik Cara Mendapatkan File
atau klik disini


Untuk mendapatkan file lengkap dalam bentuk MS-Word Mulai BAB 1 s.d. DAFTAR PUSTAKA, (bukan pdf) silahkan klik Cara Mendapatkan File atau klik disini

Tidak ada komentar:

Cara Seo Blogger

Anda ingin download daftar judul tesis dan skripsi terbaru dan lengkap silahkan klik download
×